Begitu banyak keluhan yang kita temui baik tentang produktivitas kerja karyawan rendah, complaint dari internal user karena penempatan SDM yang kurang sesuai sehingga secara keseluruhan kinerja karyawan belum sesuai dengan harapan. Disinyalir keluhan tersebut dikarenakan dalam penempatannya tidak sesuai antara kualifikasi karyawan dengan persyaratan kompetensi yang dibutuhkan oleh jabatannya. Untuk itu perlu dilakukan psikotes atau assessment untuk mengetahui potensi atau kompetensi calon karyawan, agar dapat memperoleh karyawan yang mempunyai kualifikasi yang tepat sesuai dengan jabatan yang akan menjadi tanggungjawabnya. Selain itu, juga perlu untuk pengembangan potensi & kompetensi karyawan, melalui pelatihan agar kinerjanya optimal.
Assessment Center adalah suatu pengukuran atau evaluasi multi method dan multi assessor untuk mendapatkan gambaran tentang kompetensi manajerial seseorang.Dalam metode assessment center ini digunakan beberapa simulasi pekerjaan yang distandardisasi untuk semua karyawan dan penilaian yang digunakan melalui konsensus asesor. Laporan yang diberikan berupa kompetensigram dan uraian secara rinci yang menggambarkan kondisi klien dengan tingkat akurasi yang tinggi, karena merupakan hasil pengamatan secara lengkap. Hal-hal yang perlu diketahui terkait pelaksanaan assessment center adalah:
Laporan berdasarkan pada kelompok kompetensi, misalnya: Kompetensi inti / core competency: (tercakup kompetensi integritas, analisa berpikir dan motivasi berprestasi), Kompetensi manajerial / managerial competency (terdiri dari kompetensi kepemimpinan, kerjasama tim, komunikasi).
Bentuk Laporan :
Kompetensigram dan deskripsi per kelompok kompetensi / cluster yang menggambarkan kondisi klien secara menyeluruh
Laporan berdasarkan pada kelompok kompetensi dan ditambah dengan laporan hasil psikologis.
Bentuk Laporan :
Psikogram, kompetensigram, deskripsi psikologis dan deskripsi per- kelompok kompetensi yang menggambarkan kondisi klien secara menyeluruh
Laporan berdasarkan pada uraian per- kompetensi sehingga gambaran kompetensi lebih rinci
Bentuk Laporan :
Kompetensigram, deskripsi secara terinci per-kompetensi yang menggambarkan kondisi klien secara menyeluruh dan lebih akurat.
Laporan berdasarkan pada uraian per- kompetensi sehingga gambaran kompetensi lebih terinci dan ditambah dengan laporan hasil psikotes.
Bentuk Laporan :
Psikogram, kompetensigram, deskripsi secara terinci per-kompetensi yang menggambarkan kondisi klien secara menyeluruh dan lebih akurat.