Berdasarkan hasil Training Need Analysis (TNA) maka dapat diperoleh informasi tentang permasalahan utama yang menghambat kinerja karyawan. Masalah tersebut tentunya harus segera diatasi melalui beberapa metode pengembangan SDM berkualitas. Antara lain dengan cara Training, Consulting, Assessment, and Team Building. Seluruh pelatihan kami menggunakan pendekatan dengan metode Experiential learning yaitu dengan melakukan kegiatan-kegiatan aplikatif langsung yang berkorelasi dengan dunia kerja. Program pelatihan yang disajikan oleh Learning Box Education Center bertemakan SINERGI untuk PRESTASI dengan tujuan sebagai berikut:
Hal tersebut dikembangkan dengan INOVASI PROGRAM yang dapat memberikan pengaruh positif terhadap kemajuan perusahan Anda.
Experiential Learning
Peserta dapat membangun SINERGI KELOMPOK YANG KUAT dan KOKOH dalam satu tim, serta dapat membangkitkan motivasi internal dalam diri sehingga mampu memaksimalkan hasil kerja dan mencapai prestasi maksimal.
Peserta dapat menjalankan FUNGSI KEPEMIMPINANNYA SECARA OPTIMAL sehingga hasil kerja tim dapat optimal.
| NO | MATERIAL | MATERIAL CONTENT |
|---|---|---|
| 1 | Self Awareness, Work Value and Passion |
|
| 2 | Understanding people's Characteristic |
|
| 3 | Breaking the Comfort Zone to be Achievement Zone |
|
| 4 | Building High Achievement team |
|
| 5 | Leadership and Supervisory Role |
|
| 6 | Leading the Team |
|
| 7 | Coaching Technique |
|
| 8 | Developing Behaviour,Habit and Character |
|
| 9 | Mastering Your Influencing Skill |
|
| 10 | Transformational Leadership |
|
| 11 | Hypno Leadership |
|
| 11 | Role Play dan Simulasi |
|
Tujuan utama dari Training ini adalah peserta dapat menguasai teknik KOMUNIKASI PERSUASIF TERBARU dengan menggunakan metode NLP (Neuro Linguistik Programming) dan Hypnosis serta mengaplikasikan SELURUH elemen komunikasi manusia sehingga peserta dapat mempengaruhi siapapun dengan MUDAH termasuk didalamnya melakukan penjualan dan negosiasi dengan PRAKTIS dan CEPAT.
Peserta dapat melakukan Teknik Interview dengan tepat sehingga dapat menyeleksi kandidat sesuai dengan kompetensi yang diharapkan oleh perusahaan.
| NO | MATERI | TUJUAN MATERI | DURASI |
|---|---|---|---|
| 1 | Basic concept of behavior event interview (BEI) | Peserta memahami konsep wawancara dengan teknik BEI (Behavior Event Interview/Wawancara berbasis Kompetensi) | 1 sesi |
| Defining and using Competency in Selecting Candidate | Peserta memahami konsep wawancara dengan teknik BEI (Behavior Event Interview/Wawancara berbasis KompetensiPeserta dapat menentukan kompetensi pada setiap posisi jabatan dan dapat menggunakan kompetensi tersebut sebagai acuan dalam wawancara kandidat. | 1 sesi | Questioning and Probing Technique | Peserta memiliki keterampilan didalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan serta menggali setiap pertanyaan berdasarkan kompetensi yang telah ditetapkan secara detail sehingga didapatkan hasil yang akurat. | 2 sesi |
| 2 | Listening and Observation Skill | Peserta memiliki keahlian dalam mendengar dan menjawab pertanyaan kandidat dan juga termasuk keahlian dalam mengamati dan mengintrepetasi bahasa tubuh. | 1 sesi |
| Resuming Interview Result | Peserta dapat menyimpulkan dgn tepat dan dapat mengambil keputusan terhadap hasil interview serta membuat resume dengan beberapa teknik yang dipakai. | 1 sesi | Simulation, Practice and Role Play | Peserta terampil dan terlatih dalam mengajukan Interview berbasis Kompetensi melalui latihan-latihan dan feedback yang diberikan selama praktek Interview berlangsung. | 2 sesi |
Peserta dapat memahami tentang paradigma pelayanan pelanggan, teknik berkomunikasi yang baik dengan pelanggan, serta teknik didalam melayani pelanggan sampai mencapai kepuasan pelanggan.
| NO | CONTENT | SUB CONTENT |
|---|---|---|
| 1 | Creating Service Awareness: |
|
| 2 | Creating Moment of Truth |
|
| 3 | Knowing You and Your Customer’s Type |
|
| 4 | Communication Technique in Service |
|
Program pelatihan yang dirancang untuk mempersiapkan para manager agar mampu mengambil keputusan dengan tepat dan baik serta menyelesaikan permasalahan melalui langkah-langkah yang tepat, terukur dan menghasilkan solusi yang diharapkan.
Peserta akan menggali hal-hal yang menghambat EFEKTIFITAS DIRI, baik hal kecil yang sering tidak disadari, hingga hal-hal besar yang mengganggu. Selain itu, peserta juga dilatih untuk membuat Desain Pengelolaan 24 Jam Aktifitas, sehingga terlahir KESEIMBANGAN dalam hidup, yang juga akan berdampak pada EFEKTIFITAS DIRI, yang kesemuanya bermuara pada KUALITAS DIRI.